Masih tentang Obesitas… Kali ini mari kita baca bersama tentang komplikasi yg timbul bila obesitas menyerang kesehatan.
- Penimbunan lemak yang berlebihan dibawah diafragma dan di dalam dinding dada bisa menekan paru-paru, sehingga timbul gangguan pernafasan dan sesak nafas, meskipun penderita hanya melakukan aktivitas yang ringan. Gangguan pernafasan bisa terjadi pada saat tidur dan menyebabkan terhentinya pernafasan untuk sementara waktu (tidur apneu), sehingga pada siang hari penderita sering merasa ngantuk.
- Obesitas bisa menyebabkan berbagai masalah ortopedik, termasuk nyeri punggung bawah dan memperburuk osteoartritis (terutama di daerah pinggul, lutut dan pergelangan kaki).
- Sering ditemukan kelainan kulit. Seseorang yang obesitas memiliki permukaan tubuh yang relatif lebih sempit dibandingkan dengan berat badannya, sehingga panas tubuh tidak dapat dibuang secara efisien dan mengeluarkan keringat yang lebih banyak.
- Sering ditemukan edema (pembengkakan akibat penimbunan sejumlah cairan) di daerah tungkai dan pergelangan kaki.
wah.. cukup seram ya.. eh tapi masih ada lagi!
Obesitas meningkatkan resiko terjadinya sejumlah penyakit menahun seperti:
- Diabetes tipe 2 (timbul pada masa dewasa)
- Tekanan darah tinggi (hipertensi)
- Stroke
- Serangan jantung (infark miokardium)
- Gagal jantung
- Kanker (jenis kanker tertentu, misalnya kanker prostat dan kanker usus besar)
- Batu kandung empedu dan batu kandung kemih
- Gout dan artritis gout
- Sindroma Pickwickian (obesitas disertai wajah kemerahan, underventilasi dan ngantuk).
- Gagal Ginjal
Wah, komplit sudah penyakit yang bisa timbul.. Ga mau kan menjadi “gudang penyakit” begitu? iiiihhhhh
“Tapi gimana ni.. susah nurunin berat badanku sekarang?.. “ “Saya sudah coba kurangi makan, ikut senam, dan puasa..tapi kok belum kurus-kurus ya?” “Berat saya pernah turun 2 kg waktu minggu pertama rajin-rajinnya diet, tapi akhirnya di akhir bulan naik lagi… “
Well, begitu rata-rata keluhan teman-teman yang ingin melangsingkan badan. ~ Berolahraga tidak bisa mengurangi berat badan, namun membentuk massa tubuh, mengencangkan tubuh. Berolahraga terlalu keras malah bisa mempengaruhi Jantung. Orang yang sudah berusia 45 th ke atas sebaiknya menghindari olahraga yang berat-berat. Berolahragalah yg ringan saja, hal ini lebih baik bagi kesehatan. Contohnya: jalan cepat, naik sepeda, senam sederhana.
~ Berpuasa, bagi sebagian kecil orang dengan berpuasa/menghilangkan waktu makan pagi atau makan siang bisa membantu mengurangi berat badan beberapa kilo, namun untuk sebagian besar orang hal ini hanya membuat badan menjadi lemas, dan justru menambah porsi makanannya di lain waktu. Hal ini pasti tidak efektif untuk diet yang membutuhkan penurunan yang banyak karena timbul rasa malas dan capek.
Lalu bagaimana agar bisa menghilangkan obesitas dengan mudah, sehat dan menyenangkan? Continue reading →
Tag:Diabetes, diet, Hipertensi, NoDiet, Obesitas, Pelangsingan, Tips